DISTORI.ID – Angin puting beliung yang menghantam kawasan Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung, Rabu (21/02) pukul 15.30 WIB lalu menyebabkan dampak kerugian setidaknya 493 unit rumah warga di Kabupaten Bandung rusak, dan sekitar 10 unit lainnya di Kabupaten Sumedang.
Selain itu, ada 422 KK terdampak di Kabupaten Bandung dan 412 KK di Kabupaten Sumedang.
Visualisasi dari kejadian angin puting beliung yang terdokumentasikan dengan baik dari beberapa sudut dan posisi membuat kita bisa melihat betapa fenomena angin puting beliung bisa berdampak cukup signifikan, khususnya di bagian atas bangunan.
Selain itu juga ada pada objek lain yang memiliki bidang tekan baik secara vertikal seperti papan reklame dan baligo, atau objek lain seperti pohon, atap halte dan lain-lain.
Bahkan, sebagian kita sempat menanggap kejadian tersebut baru pertama kali terjadi di Indonesia karena dokumentasi visual yang hampir utuh seperti kejadian di Rancaekek memang tidak selalu ada.
Catatan data kejadian cuaca ekstrem baik itu puting beliung atau angin kencang yang diterima BNPB di tahun 2024 ini memang cukup signifikan.
Pada minggu ke-3 tanggal 22 hingga 28 Januari misalnya, cuaca ekstrem menjadi bencana yang paling banyak terjadi di Indonesia, melebihi banjir yang biasanya mendominasi di saat musim hujan.






