Berbicara keamanan dan pertahanan, tidak hanya terjadi di darat, laut dan udara, namun juga terjadi di dunia maya dan bersifat global, melintasi batas negara.
“Sepanjang tahun 2023, terjadi 40,6% kejahatan siber di Indonesia. Mengamati hasil debat kemarin, ketiga capres sepakat meningkatkan keamanan dan pertahanan Indonesia. Selain melalui pengadaan alat utama sistem senjata, peningkatan keamanan teknologi siber, serta yang tidak kalah penting yaitu peningkatan kapabilitas SDM,” tutup Dr. Ian
Sebagai informasi, saat ini kampus besutan PT Pertamina (Persero) tengah membuka peluang untuk berkuliah di UPER. Bagi calon mahasiswa yang tertarik, dapat mengakses informasi selengkapnya melalui https://pmb.universitaspertamina.ac.id/. []






