INTERNASIONAL

Juru Damai RI-GAM Martti Ahtisaari tutup usia, Pemerintah dan rakyat Aceh berduka

DISTORI.ID – Penjabat Gubernur Aceh dan segenap rakyat Aceh turut berduka atas meninggalnya Mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari. Juru Damai RI dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu tutup usia di Helsinki pada Senin (16/10/2023).

Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, kepada media ini, Senin (16/10/2023). Dikatakannya, kontribusi Martti Ahtisaari atas perdamaian di Aceh akan terus dikenang rakyat Tanah Rencong ini.

“Kontribusi besar Martti atas perdamaian Aceh akan terus dikenang baik bagi rakyat Aceh maupun Indonesia sebagai salah satu pencetus perdamaian di Tanah Air, dan tentu sebagai salah satu kontribusi dalam perdamaian dunia,” kata MTA.

Berkaca pada peran Martti, MTA berharap ide-ide dan aksi perdamaian akan terus dilanjutkan oleh semua pihak baik di Indonesia maupun dunia internasional.

“Kita berharap ide-ide dan aksi perdamaian akan terus dikumandangkan oleh semua pihak dan negara di dunia demi peradaban yang lebih baik,” ucap MTA.

“Secara khusus, bagi segenap komponen rakyat Aceh kita berharap untuk tetap bersatu dan kompak dalam menjaga dan melestarikan perdamaian ini demi Aceh yang lebih baik,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Martti Ahtisaari adalah Presiden Republik Finlandia dari tahun 1994 hingga 2000. Sebelumnya, ia memiliki karier cemerlang di PBB dan Kementerian Luar Negeri Finlandia.

Pada tahun 2000, Ahtisaari mendirikan Crisis Management Initiative (CMI), sebuah organisasi non-pemerintah independen, untuk melanjutkan warisan resolusi konfliknya. CMI sekarang dikenal sebagai Yayasan Perdamaian Martti Ahtisaari.

Martti Ahtisaari bisa dianggap sebagai mediator perdamaian paling sukses sepanjang masa. Selama hampir empat dekade ia bekerja keras untuk mencegah dan menyelesaikan konflik di seluruh dunia. Pada tahun 2008, Ahtisaari dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian atas kiprahnya sebagai mediator perdamaian.

“Ahtisaari akan dimakamkan dalam pemakaman kenegaraan. Tanggal pemakaman akan diumumkan kemudian,” tulis CMC, dikutip oleh media ini. []

Editor: M Yusrizal

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button