DISTORI.ID – Maskapai penerbangan Susi Air kembali melayani rute penerbangan dari Bandara Cut Nyak Dhien, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.
Kembali beroperasinya layanan tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas udara sekaligus membuka peluang investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Nagan Raya, TR. Keumangan (TRK), menyambut langsung kedatangan pemilik maskapai Susi Air, Susi Pudjiastuti, di Bandara Cut Nyak Dhien, Senin (2/11/2026).
Kedatangan Susi Pudjiastuti disambut dengan pengalungan bunga oleh Bupati TRK. Turut mendampingi Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang, Bupati Aceh Barat Tarmizi, Plt. Sekda Nagan Raya Hizbulwatan, serta jajaran Forkopimda.
Dalam sambutannya, Bupati TRK menyampaikan apresiasi atas kehadiran Susi Pudjiastuti sekaligus kembali dibukanya layanan penerbangan Susi Air di Nagan Raya.
“Kehadiran Ibu Susi bersama rombongan tentunya merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi kami, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya beserta seluruh masyarakat,” ujar TRK.
Ia berharap, beroperasinya kembali Susi Air tidak hanya menjadi momentum pemulihan layanan transportasi udara, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara pihak maskapai dan pemerintah daerah.
Menurutnya, peningkatan konektivitas udara akan mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar aktivitas pemerintahan dan dunia usaha, serta membuka akses investasi.
“Dengan semakin terbukanya akses penerbangan, kita berharap semakin banyak investor yang tertarik menanamkan modalnya di Nagan Raya. Hal ini tentunya akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah,” katanya.
TRK menjelaskan, Kabupaten Nagan Raya terbentuk pada 2002 melalui pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat. Saat ini, Nagan Raya memiliki 10 kecamatan dan terus mengembangkan pembangunan di berbagai sektor.
Seiring perkembangan daerah, potensi investasi di Nagan Raya juga semakin dilirik oleh sejumlah investor.
Pada kesempatan tersebut, TRK turut menyampaikan rencana kegiatan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer yang dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2026.
Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan lebih dari 13.000 peserta. Jalur pembentangan bendera akan dimulai dari Bandara Cut Nyak Dhien hingga Masjid Giok Baitul A’la di Kota Suka Makmue.
Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Cut Nyak Dhien, Fanani Zuhri, mengatakan kembali beroperasinya Susi Air menjadi tambahan sarana transportasi penting bagi masyarakat Nagan Raya dan wilayah sekitarnya.
Pihak pengelola bandara, kata dia, berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan serta meningkatkan kualitas pelayanan agar aktivitas penerbangan berjalan lancar dan berkelanjutan.
“Dengan adanya penerbangan ini, masyarakat akan sangat terbantu dalam menghemat waktu perjalanan,” ujarnya.
Nagan Raya Punya Sejarah bagi Susi Air
Dalam kesempatan yang sama, pemilik Susi Air, Susi Pudjiastuti, mengungkapkan bahwa Nagan Raya dan Meulaboh memiliki hubungan historis dengan perjalanan maskapai yang didirikannya.
Sejarah tersebut tidak terlepas dari peristiwa gempa bumi dan tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004.
Susi mengenang, dua hari setelah bencana tersebut, tepatnya 28 Desember 2004, dirinya bersama rombongan datang ke Aceh untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang berada di lokasi pengungsian.
“Sekitar 22 tahun yang lalu, dua hari setelah bencana tersebut, saya bersama rombongan tiba di Aceh untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang berada di pengungsian,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Nagan Raya yang telah mendorong kembali beroperasinya layanan penerbangan Susi Air di daerah tersebut.
“Awal mula Susi Air lahir di Nagan Raya, Aceh. Karena itu, daerah ini memiliki sejarah tersendiri bagi perjalanan Susi Air. Tanpa Nagan Raya, mungkin perjalanan Susi Air tidak akan seperti sekarang,” kata Susi.
Menurutnya, meskipun menggunakan pesawat berukuran kecil, Susi Air berupaya menjadi solusi transportasi udara bagi daerah-daerah yang masih memiliki keterbatasan akses penerbangan.
Ia berharap konektivitas udara tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara luas.
“Harapan kami, konektivitas udara ini dapat terus dijaga dan dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas,” imbuhnya.
Jadwal Penerbangan Susi Air
Berikut jadwal penerbangan Susi Air yang menghubungkan Nagan Raya, Banda Aceh, dan Medan:
1. Medan–Nagan Raya (Meulaboh)
- Hari: Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu
- Waktu: 07.00–08.15 WIB
2. Nagan Raya (Meulaboh)–Banda Aceh
- Hari: Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu
- Waktu: 08.30–09.25 WIB
3. Banda Aceh–Nagan Raya (Meulaboh)
- Hari: Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu
- Waktu: 13.45–14.40 WIB
4. Nagan Raya (Meulaboh)–Medan
- Hari: Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu
- Waktu: 14.55–16.10 WIB
Kegiatan penyambutan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, perwakilan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Nagan Raya, serta undangan lainnya. []






