DISTORI.ID – Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, berharap kehadiran Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan kemajuan daerah, khususnya melalui optimalisasi potensi produk lokal serta penguatan kolaborasi antardaerah.
Harapan tersebut disampaikan Zulkifli saat menghadiri pelantikan pengurus Gekrafs se-Aceh di Sabang, Jumat (9/10) sore.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gekrafs, Kawendra Lukistian, serta jajaran pengurus dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 21 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gekrafs dilantik oleh Ketua Gekrafs Aceh, Sunnyl Ikbal.
Zulkifli menyambut baik kehadiran Gekrafs dan berharap organisasi tersebut dapat menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk mengembangkan potensi daerah sekaligus memperluas peluang usaha.
“Kami menyambut baik kehadiran Gekrafs di Sabang. Mudah-mudahan kehadiran Gekrafs, baik di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota, dapat membawa manfaat bagi masyarakat dan mendorong kemajuan ekonomi kreatif di daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan, pelantikan kepengurusan tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, diperlukan program dan langkah konkret yang mampu membuka peluang usaha bagi masyarakat serta meningkatkan daya saing produk lokal.
“Kita berharap Gekrafs bisa menjadi kekuatan bersama untuk mengembangkan potensi yang kita miliki. Dengan kolaborasi dan dukungan semua pihak, ekonomi kreatif di Aceh, termasuk Sabang, dapat terus tumbuh dan memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Gekrafs, Kawendra Lukistian, berharap Aceh dapat menjadi mercusuar ekonomi kreatif nasional sekaligus menginspirasi para penggerak ekonomi kreatif di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Kawendra, potensi produk lokal Aceh perlu dioptimalkan agar mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ia mendorong pengurus Gekrafs di Aceh memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pelaku usaha.
Ia juga mengajak para pengurus memanfaatkan jaringan Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Gekrafs yang telah terbentuk di 18 negara untuk memperluas akses pemasaran produk kreatif daerah.
“Kita punya jaringan di luar negeri yang bisa dimanfaatkan untuk membuka peluang pemasaran produk lokal. Saya berharap pengurus Gekrafs di Aceh dapat memaksimalkan peluang ini, sehingga produk-produk kreatif Aceh bisa menjangkau pasar internasional,” ujarnya.
Kawendra turut menyoroti potensi Sabang sebagai pelabuhan strategis yang dapat mendukung aktivitas perdagangan dan memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.
Ia berharap sinergi antara Gekrafs, pemerintah, dan para pelaku usaha dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Aceh.
Dengan demikian, produk-produk lokal diharapkan semakin mampu bersaing dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. []






