DISTORI.ID – Suasana di kantor Inspektorat Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, mendadak mencekam usai insiden pembunuhan yang menimpa salah satu anggotanya.
Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial A (32) tewas mengenaskan setelah diserang oleh istrinya sendiri, DL (30), pada Senin (21/9).
Peristiwa tragis ini bermula saat pelaku menyatroni tempat kerja korban di Kelurahan Sukadana, Kayuagung. DL bermaksud meminta uang untuk biaya pengobatan buah hati mereka yang sedang sakit.
Namun, permintaan tersebut ditolak oleh korban hingga memicu percekcokan sengit di lokasi kejadian.
Di tengah adu mulut, pelaku nekat menghunuskan pisau yang sudah disiapkannya di dalam tas, lalu menyerang korban secara bertubi-tubi.
Korban sempat berupaya menyelamatkan diri ke luar ruangan, tetapi akhirnya roboh dan menghembuskan napas terakhir di halaman kantor.
Tak lama setelah kejadian, pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku yang sempat berusaha melarikan diri tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
Kasi Humas Polres OKI, Iptu Hendi Yusrian, membenarkan penangkapan tersebut sekaligus mengungkap motif utama di balik aksi nekat pelaku.
“Tersangka sudah kami tangkap. Motifnya masalah biaya pengobatan anak mereka yang lagi sakit,” kata Hendi, Senin (21/9).
Hendi menjelaskan bahwa pasangan suami istri ini diketahui sedang pisah rumah. Sebelum mendatangi kantor korban, pelaku sudah berulangkali menghubungi suaminya untuk memberitahukan kondisi sang anak, namun terus diabaikan.
“Tersangka sengaja membawa pisau dari rumah dan disimpan di dalam tas. Karena tidak diberi uang berobat itulah, tersangka membunuh korban,” jelas Hendi.
Akibat penyerangan brutal tersebut, korban menderita luka berat di bagian dada, wajah, serta beberapa luka tusukan di tubuhnya. Atas tindakan nekatnya, DL kini terancam hukuman berat.
“Barang bukti ada sebilah pisau dan pakaian korban saat kejadian,” ujar Hendi.
Pelaku dijerat dengan Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara. []






