DISTORI.ID – Bupati Aceh Besar Muharram Idris menyempatkan diri bertemu langsung dengan putra-putri terbaik Aceh Besar yang tergabung dalam Kafilah Aceh pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Kota Semarang, Sabtu (19/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ibis Styles Hotel Simpang Lima, Semarang, tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Kehadiran Muharram menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan moral bagi para kafilah yang tengah berjuang membawa nama Aceh di tingkat nasional.
Dalam kesempatan itu, Muharram mengapresiasi perjuangan dan capaian para kafilah asal Aceh Besar selama mengikuti rangkaian MTQ.
“Kami berkesempatan hadir dan bertatap muka secara langsung dengan anak-anak kami, putra-putri terbaik Aceh Besar. Pencapaian yang telah diraih pada MTQ kali ini sudah sangat luar biasa,” ujar Muharram.
Menurutnya, keikutsertaan para kafilah dalam MTQ bukan hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan generasi muda.
Prestasi yang diraih diharapkan mampu menginspirasi anak-anak Aceh Besar lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan meningkatkan kemampuan di bidang Al-Qur’an.
Muharram juga berharap pengalaman selama mengikuti MTQ dapat menjadi bekal bagi para kafilah untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
Ia mendorong mereka mempersiapkan diri menghadapi berbagai ajang MTQ pada masa mendatang.
“Semoga prestasi yang diperoleh ini dapat menjadi dorongan motivasi bagi seluruh putra dan putri Aceh Besar untuk event-event ke depannya,” katanya.
Sebagai bentuk perhatian, Muharram turut memberikan uang saku kepada para kafilah.
Ia berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan untuk berbagai keperluan yang baik dan bermanfaat selama mengikuti kegiatan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri kafilah putra dan putri asal Aceh Besar, Ustaz Riza selaku pelatih cabang Fahmil Quran putri, serta Ustazah Risa Khairiyah sebagai panitia pendamping kafilah.
Bagi para kafilah, pertemuan langsung dengan Bupati Aceh Besar menjadi tambahan semangat dalam menjalani setiap tahapan perlombaan.
Dukungan tersebut juga menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap generasi muda yang tengah berjuang mengharumkan nama Aceh Besar di tingkat nasional.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di bawah kepemimpinan Muharram Idris dan Syukri A. Jalil terus memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda, termasuk melalui pengembangan pendidikan dan pemahaman Al-Qur’an.
Prestasi para kafilah diharapkan menjadi bagian dari upaya melahirkan generasi Aceh Besar yang berprestasi, berkarakter, serta memiliki kecintaan kuat terhadap Al-Qur’an. []






