ISLAMKHAZANAHNEWS

Pengurus Baru RMRB Dilantik, Estafet Pembinaan Generasi Muda Islam Aceh Dimulai

DISTORI.ID – Suasana khidmat, semarak, dan haru mewarnai pelantikan Pengurus Remaja Masjid Raya Baiturrahman (RMRB) Banda Aceh Periode 2026–2027 yang dirangkaikan dengan Milad ke-42 RMRB.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu malam itu menjadi momentum penting bagi keluarga besar RMRB.

Selain menandai pergantian kepengurusan, acara tersebut menjadi ajang silaturahmi lintas generasi sekaligus refleksi atas perjalanan panjang RMRB dalam membina generasi muda Islam di Aceh.

Rangkaian acara dikemas dengan perpaduan nilai keislaman, adat dan budaya Aceh, serta seni pertunjukan.

Penampilan Rapai Geleng membuka kegiatan dengan nuansa khas Aceh sebelum dilanjutkan dengan prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat.

Salah satu rangkaian yang mencuri perhatian yakni prosesi peusijuek adat Aceh terhadap pengurus RMRB yang baru dilantik.

Tradisi tersebut menjadi simbol doa dan harapan agar kepengurusan baru senantiasa memperoleh keberkahan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan amanah organisasi.

Estafet Kepemimpinan dan Amanah Generasi Muda

Pelantikan Pengurus RMRB Periode 2026–2027 dilakukan oleh Kepala UPTD Pengelola Masjid Raya Baiturrahman, Aprilizar, S.E., M.M.

Dalam kesempatan tersebut, Aprilizar tidak hanya melantik pengurus, tetapi juga memberikan arahan agar kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab.

Pelantikan itu sekaligus menjadi penanda dimulainya estafet kepemimpinan baru RMRB untuk meneruskan berbagai program dan pengabdian kepada masjid, masyarakat, serta generasi muda.

Sementara itu, Bimbingan dan Arahan yang mewakili Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh disampaikan Kepala Humas Masjid Raya Baiturrahman, Dr. H. Said Mulyadi, S.E., M.Si.

Pesan tersebut menekankan pentingnya menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang bagi generasi muda untuk tumbuh, belajar, berkarya, sekaligus membangun karakter.

Pemerintah Aceh Beri Dukungan

Dukungan terhadap keberadaan RMRB turut disampaikan Pemerintah Aceh melalui Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Hubungan Kerjasama, Dr. Husnan, yang hadir mewakili Gubernur Aceh.

Kehadiran dan arahan Pemerintah Aceh menjadi bentuk dukungan terhadap organisasi kepemudaan berbasis masjid sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda sekaligus penguatan kehidupan keislaman di Aceh.

Acara tersebut turut dihadiri Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol. Teguh Priyambodo Nugroho, perwakilan Wali Kota Banda Aceh, unsur pemerintahan, tokoh agama, pembina dan alumni RMRB, serta sejumlah organisasi dan komunitas remaja masjid dari Banda Aceh dan Aceh Besar.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya jaringan ukhuwah serta perhatian lintas generasi terhadap keberlangsungan gerakan remaja masjid di Aceh.

Senior dan Alumni RMRB Kembali Berkumpul

Milad ke-42 RMRB juga menjadi momentum pertemuan sejumlah tokoh dan pendahulu organisasi tersebut.

Salah satu yang hadir yakni Kanda Dr. Basri A. Bakar, yang merupakan salah satu ketua terdahulu RMRB.

Kehadirannya menjadi simbol tersambungnya kembali hubungan antara generasi yang pernah memimpin RMRB dengan generasi penerus.

Dalam kesempatan itu, Kanda Dr. Basri A. Bakar, menerima tumpeng Milad ke-42 RMRB sebagai bentuk penghargaan sekaligus apresiasi atas kontribusinya dalam perjalanan organisasi.

Tumpeng milad juga diberikan kepada Kanda Sayed Muhammad Husen, CWC, Shafwan Bendadeh, dan Kanda Ambia Yusuf, yang turut hadir dalam momentum tersebut.

Pertemuan para senior, alumni, dan pengurus baru menjadi salah satu bagian paling bermakna dalam perayaan tersebut.

Generasi yang pernah mengabdi di masa lalu kembali bertemu dengan generasi yang kini menerima estafet perjuangan RMRB.

Drama Sejarah Hidupkan Kembali Perjuangan

Nuansa peringatan Milad ke-42 RMRB semakin kuat dengan penampilan drama yang mengangkat kisah sejarah pembakaran Masjid Raya Baiturrahman.

Pertunjukan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga sarana untuk menghidupkan kembali ingatan tentang sejarah panjang Masjid Raya Baiturrahman serta kaitannya dengan perjalanan dan perjuangan masyarakat Aceh.

Melalui drama, budaya, adat, dan nilai-nilai keislaman, para tamu diajak kembali memahami posisi Masjid Raya Baiturrahman sebagai bagian penting dari sejarah Aceh.

Perpaduan berbagai unsur tersebut membuat peringatan Milad ke-42 RMRB berlangsung penuh makna dan meninggalkan kesan mendalam bagi para tamu yang hadir.

42 Tahun RMRB, Estafet Pengabdian Terus Berlanjut

Ketua Umum RMRB Periode 2026–2027, Akhi Miftahuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar momentum menerima jabatan, tetapi menjadi awal dari amanah untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu.

Milad ke-42 menjadi pengingat bahwa RMRB bukan milik satu generasi. Organisasi tersebut merupakan rumah bersama yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Semangat itu sejalan dengan tema RMRB:

“Bersama dalam ukhuwah, berkhidmat dengan amanah, berkarya dalam kebaikan, dan tumbuh menjadi generasi muda yang berakhlak, kreatif, serta bermanfaat bagi umat.”

Dengan kepengurusan baru, RMRB diharapkan semakin mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda yang dekat dengan masjid, kuat dalam ukhuwah, serta aktif memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan sesi dokumentasi bersama.

Empat puluh dua tahun perjalanan telah dilalui, estafet kepemimpinan kembali berpindah, dan semangat memakmurkan masjid serta membina generasi muda terus dilanjutkan.

Bagi RMRB, organisasi bukan sekadar wadah kepengurusan, melainkan rumah bagi generasi muda untuk belajar, berkhidmat, berkarya, dan memberikan manfaat bagi umat.

Selamat kepada Pengurus RMRB Periode 2026–2027.

Selamat Milad ke-42 Remaja Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Teruskan estafet, jaga amanah, dan jadikan masjid sebagai pusat lahirnya generasi terbaik Aceh. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button