DISTORI.ID – Dalam upaya mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional, Kick Off Meeting (KOM) Proyek EPCIC Pengembangan Gas Blok A Fase II telah resmi dilaksanakan.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan BPMA, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), serta kontraktor pelaksana proyek.
Proyek Engineering Procurement Construction Installation and Commissioning EPCIC Pengembangan Gas Blok A Fase II merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan untuk mengembangkan fasilitas produksi gas guna mendukung keberlanjutan operasi serta peningkatan kapasitas produksi di wilayah kerja Blok A.
Kepala Divisi Perawatan Fasilitas dan Pengendalian Proyek, Helmi, menyampaikan bahwa ruang lingkup pekerjaan proyek ini meliputi pemasangan flowline dan trunkline dari sumur menuju Central Processing Plant (CPP) beserta seluruh fasilitas pendukungnya.
“Adapun pelaksanaan pekerjaan konstruksi mencakup aspek keselamatan (safety), sipil, mekanikal, perpipaan (piping), elektrikal, dan instrumentasi yang akan dikerjakan oleh kontraktor ETI-Encona,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Helmi menekankan pentingnya pelaksanaan proyek yang mengutamakan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment), kualitas pekerjaan, pengendalian jadwal, serta tata kelola proyek yang baik (good project governance).
“Hal ini bertujuan agar proyek dapat diselesaikan secara aman, tepat mutu, tepat biaya, dan tepat waktu,”tambahnya.
Seluruh pihak yang terlibat juga diharapkan mampu menjaga koordinasi serta komunikasi yang efektif selama pelaksanaan proyek guna mendukung kelancaran pekerjaan dan percepatan pencapaian target produksi migas nasional.
Dengan dimulainya proyek ini, pengembangan fasilitas produksi gas di Blok A diharapkan dapat berjalan secara optimal serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan energi nasional.
Sebagai informasi proyek ini merupakan bagian dari program strategis hulu migas yang bertujuan meningkatkan kapasitas produksi gas dan mendukung keberlanjutan operasi di wilayah Blok A melalui pembangunan infrastruktur produksi yang andal dan berstandar tinggi. []






