INTERNASIONALNEWS

Perdana Menteri Israel Netanyahu Dikabarkan Tewas, Begini Faktanya

DISTORI.ID – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi rumor kematiannya yang viral di media sosial dengan cara tak biasa.

Iran sebelumnya sempat menduga Netanyahu tewas usai serangan bertubi-tubi ke Israel.

Netanyahu merilis video singkat yang memperlihatkan dirinya tengah santai menyeruput kopi di sebuah kafe pada Minggu.

Video tersebut diunggah di akun resmi platform X miliknya. Cara Netanyahu itu sekaligus menjadi jawaban langsung terhadap spekulasi yang beredar luas bahwa dirinya telah tewas di tengah konflik yang memanas antara Israel dan Iran.

Dalam video tersebut, Netanyahu terlihat menerima secangkir kopi panas sambil melontarkan komentar bernada sarkastik.

“Saya mati karena kopi,” katanya dengan nada bercanda, menggunakan ungkapan bahasa Ibrani dikutip dari GB Code, Senin, (16/3/2026).

Tak hanya menepis rumor kematian, Netanyahu juga menyindir teori konspirasi yang beredar di internet.

Beberapa pengguna media sosial sebelumnya menuduh pidato televisinya merupakan video buatan kecerdasan buatan (AI).

Hal itu setelah muncul klaim bahwa ia terlihat memiliki enam jari pada salah satu tangannya.

Dalam video tersebut, Netanyahu bahkan mengangkat tangannya ke arah kamera untuk menanggapi tudingan itu.

“Apakah Anda ingin menghitung jumlah jari saya?” ujarnya sambil tertawa.

Sindiran tersebut langsung memicu reaksi luas di media sosial, di mana video itu dibaca sebagai cara Netanyahu mengejek rumor.

Politikus 76 tahun itu juga seperti ingin menunjukkan bahwa dirinya masih aktif memimpin Israel.

Meski diawali dengan nada humor, Netanyahu tetap menyampaikan pesan serius kepada masyarakat Israel.

Ia meminta warga untuk tetap mematuhi instruksi keselamatan jika terjadi serangan roket di tengah meningkatnya ketegangan keamanan.

Ia juga memuji ketahanan masyarakat Israel yang menurutnya menjadi sumber kekuatan bagi pemerintah dan aparat keamanan.

“Ketahanan kalian memberi kekuatan kepada saya, kepada pemerintah, kepada tentara, kepada Mossad,” kata Netanyahu.

Dalam pernyataan yang sama, Netanyahu juga menyinggung operasi militer Israel yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.

“Kami melakukan hal-hal yang tidak dapat saya bagikan saat ini, tetapi kami menyerang Iran dengan sangat keras, dan juga Lebanon,” lanjut Netanyahu.

Pernyataan tersebut muncul saat konflik regional meningkat tajam, terutama setelah operasi militer yang melibatkan Israel-Amerika Serikat vs Iran.

Di saat yang hampir bersamaan, Iran melalui Islamic Revolutionary Guard Corps atau IRGC mengeluarkan ancaman keras terhadap Netanyahu.

Media pemerintah Iran, melaporkan IRGC melaporkan bahwa akan mengejar dan membunuh pemimpin Israel tersebut.

“IRGC bersumpah akan mengejar dan membunuh ‘pembunuh anak’ Netanyahu jika dia masih hidup,” tulis IRNA dalam unggahan di media sosial.

Ancaman tersebut disampaikan ketika perang antara Israel dan Iran sudah memasuki pekan ketiga. Konflik senjata itu meningkatkan risiko eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button