DISTORI.ID – Grup band alternatif asal Indonesia, Paman, kembali menghadirkan karya terbaru berjudul Tabiat. Lagu ini mengangkat tema tentang bagaimana cara menegur seseorang yang perlahan menjadi asing, padahal sebelumnya ia adalah tempat berbagi cerita.
Pertanyaan pahit mengenai perubahan dalam persahabatan menjadi pondasi utama dari single ketiga mereka. Dengan lirik yang puitis namun lugas, Tabiat memotret kecanggungan yang muncul ketika hubungan pertemanan mulai terasa renggang.
Single ini menjadi ruang bagi mereka yang terjebak dalam diam, saat gelagat seorang teman mulai berubah dan terasa asing. Paman menghadirkan nuansa emosional yang dekat dengan pengalaman banyak orang, menjadikan Tabiat bukan sekadar lagu, melainkan refleksi kehidupan sosial yang nyata.
Paman sendiri merupakan grup band yang tergolong pendatang baru di industri musik Indonesia, namun para personelnya bukan wajah asing. Band ini beranggotakan Paman Kykiel (vokal & bass), Paman Jack Andie (gitar), Paman Badim (gitar), dan Paman Galy (drum).
Keempatnya telah lama berkecimpung di dunia musik melalui berbagai proyek kreatif sebelum akhirnya resmi meluncurkan debut single berjudul Kesal pada September 2025. Lagu tersebut memperkenalkan karakter musik Paman yang jujur, ringan, namun tetap menyentuh.
Setelah itu, mereka merilis single kedua berjudul Pelita pada November 2025. Berbeda dari nuansa emosional dan penuh amarah dalam Kesal, lagu Pelita menghadirkan kehangatan dan refleksi mendalam tentang cinta serta keteguhan hati seorang ayah kepada anaknya.
Karya ini menjadi titik balik yang menyinari perjalanan musikal mereka, sekaligus memperlihatkan kemampuan Paman dalam mengeksplorasi tema yang lebih luas dan penuh makna.
Lewat Tabiat, Paman semakin menegaskan konsistensi mereka dalam menghadirkan karya yang relevan dengan dinamika kehidupan sehari-hari. Lagu ini bukan hanya sekadar musik, melainkan potret emosional tentang persahabatan, jarak, dan keberanian untuk menyampaikan perasaan yang sulit diungkapkan.
Kehadiran tiga single berturut-turut sejak 2025 menunjukkan produktivitas Paman sebagai unit musik independen yang siap memperluas pengaruhnya di skena musik Indonesia.
Saat ini, Tabiat sudah tersedia di seluruh digital streaming platform dan menjadi bukti nyata bahwa Paman adalah salah satu band baru yang patut diperhitungkan dalam perkembangan musik alternatif tanah air.






