DISTORI.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Fadjry Djufry sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel).
Menurut Tito, Presiden Prabowo menilai memiliki pengalaman di bidang pertanian, apalagi dia merupakan putra asli Sulsel.
“Dengan pengalaman-pengalaman Bapak Fadjry, apalagi Bapak juga putra daerah, Bapak Presiden sudah memberikan kepercayaan ketika Kepres dibacakan dan acara formal kita sudah laksanakan dan Alhamdulillah sudah selesai berjalan,” ujar Tito dalam sambutannya, Selasa (7/1/2025).
Presiden Prabowo berharap, Fadjry mampu mempercepat program nasional swasembada pangan. Apalagi Sulsel sebagai salah satu daerah yang menjadi lumbung pangan Indonesia.
“Mulai dari masalah swasembada pangan dan itu salah satu pertimbangan bapak di pilih karena memang Sulawesi Selatan itu salah satu lumbung pangan Indonesia,” katanya.
“Pengalaman bapak dan kemampuan bapak di bidang pertanian kita harapkan bisa mempercepat program-program untuk Swasembada pangan menunjang pangan Indonesia,” tambah Tito.
Tito juga berharap Fadjry menjalankan tugas dengan baik sebagai Pj Gubernur Sulsel menggantikan Zudan Arif Fakrulloh.
Tito menyebut Fadjry hanya akan menjabat selama kurang lebih 3 bulan, pasalnya pelantikan gubernur definitif kemungkinan akan digelar pada Maret mendatang.
“Saya berharap bapak nanti akan dapat melakukan tugas dengan baik, saya tadi sudah ngobrol dengan Bapak, tolong komunikasi dengan Pak Zudan,” ucapnya.
“Sekaligus juga enggak terlalu panjang mungkin waktunya karena waktunya sebentar lagi Pilkada sudah selesai termasuk Sulawesi Selatan dan kemudian mungkin Februari atau Maret nanti akan pelantikan kepala daerah yang terpilih, gubernur terpilih,” sambung Tito.
Sebagai informasi, Fadjry resmi dilantik sebagai pejabat (pj) Gubernur Sulsel di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (7/1).
Fadjry menggantikan Zudan Arif Fakrulloh yang kini dipercayakan sebagai Kepala BKN RI. []