DISTORI.ID – Kalender pariwisata dan hiburan malam Indonesia kembali bersiap menyambut salah satu perhelatan musik elektronik terbesar di Asia Tenggara. Penyelenggara festival ikonis Djakarta Warehouse Project (DWP26) secara resmi mengumumkan jajaran penampil tahap kedua (second phase lineup) untuk edisi tahun 2026.
Festival yang digarap oleh divisi acara langsung Ismaya Group, yakni Ismaya Live, dan didukung penuh oleh Curious X ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada 11, 12, dan 13 Desember 2026.
Lokasi perhelatannya pun dipastikan kembali bertumpu di kancah legendaris JIEXPO Kemayoran, Jakarta, sebuah ruang terbuka dan tertutup yang telah lama menjadi saksi bisu sejarah evolusi musik dansa di Indonesia.
Pengumuman fase kedua ini tidak sekadar menambah daftar pengisi acara, melainkan membawa angin segar melalui ragam sub-genre yang lebih luas.
Sorotan utama tertuju pada penampilan spesial back-to-back (B2B) antara dua raksasa musik elektronik dunia, ARTBAT dan R3HAB. Pertemuan gaya musikal yang kontras namun saling melengkapi ini diprediksi bakal menciptakan atmosfer magis di atas lantai dansa.
Tidak berhenti sampai di situ, panggung DWP26 juga akan kedatangan duo produser asal Italia, Agents of Time. Andrea Di Ceglie dan Luigi Tutolo siap menghipnotis para rave-goers dengan lanskap suara melodic techno yang emosional dan mendalam.
Bagi para penikmat musik progressive house, kehadiran proyek kolaboratif HALŌ menjadi salah satu yang paling dinantikan.
Proyek ini menyatukan tiga nama besar dunia—Third Party, DubVision, dan Matisse & Sadko, di bawah satu payung panggung tunggal, menciptakan energi kolektif yang belum pernah disaksikan sebelumnya dalam satu dekade terakhir.
Eksplorasi musikal juga merambah ke ranah kontemporer dan digital culture melalui kehadiran Ely Oaks, representasi generasi baru produser yang memadukan estetika underground dengan aransemen modern.
Turut hadir pula Ian Asher, produser asal Amerika Serikat yang namanya melesat berkat sentuhan remix viral pada lagu “Makeba” milik penyanyi asal Prancis-Kamerun, Jain.
Komitmen DWP sebagai panggung lintas budaya yang merangkul keberagaman tidak lengkap tanpa kehadiran para musisi kebanggaan tanah air. Pada fase kedua ini, panggung-panggung di JIEXPO Kemayoran akan diramaikan oleh deretan nama lokal yang telah menembus batas penonton global.
Mulai dari aksi panggung energik Whisnu Santika, kolaborasi ciamik Adnan Veron x HBRP, hingga maestro pelopor lantai dansa tanah air Angger Dimas. Turut melengkapi daftar tersebut adalah W.W, Josiah, serta Gil Glaze.
Kehadiran mereka membuktikan bahwa kualitas produser dan disjoki Indonesia mampu berdiri sejajar di samping nama-nama besar internasional.
Seluruh jajaran penampil baru ini melengkapi daftar fase pertama yang telah diumumkan jauh-jauh hari sebelumnya, yang mencakup para bintang global seperti Afrojack, Alok, Axwell B2B Sebastian Ingrosso, Billy Gillies, Cosmic Gate, Dimension, Dimitri Vegas, Eli & Fur, Lilly Palmer, Maddix, MaRLo, dan Tye Turner.
Sebagai tambahan, SYBER dipastikan mengambil peran penting sebagai stage host resmi, dengan kejutan-kejutan lain yang masih disimpan rapat oleh pihak penyelenggara menjelang hari H.
Lebih dari sekadar deretan tata suara yang menggelegar dan tata cahaya panggung yang memukau, DWP telah lama bertransformasi menjadi sebuah fenomena kultural.
Sejak pertama kali menapaki sejarahnya pada tahun 2008 sebagai sebuah pesta klub malam berskala intim di kawasan Blowfish Jakarta di bawah bendera awal Blowfish Warehouse Project, festival ini konsisten membawa satu misi utama: merayakan keberagaman.
“Dibangun berdasarkan salah satu nilai terpenting Indonesia, yaitu keberagaman, festival ini terus menyediakan wadah bagi berbagai sub-genre musik dansa elektronik, termasuk panggung utama ikoniknya yang berbentuk burung, Garuda Land, yang terinspirasi dari lambang nasional Indonesia, Garuda Pancasila,” tulis pihak penyelenggara dalam catatan retrospektif perjalanan mereka.
Panggung utama yang melegenda, Garuda Land—yang terinspirasi langsung dari lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila—kembali berdiri megah sebagai simbol identitas nasional yang menyambut puluhan ribu penikmat musik dari berbagai belahan dunia.
Di lantai dansa ini, sekat-sekat budaya, bahasa, dan latar belakang sosial lebur menjadi satu dalam denyut irama musik elektronik.
Sepanjang lintasan sejarahnya, panggung DWP telah menjadi saksi bisu kedatangan para musisi paling berpengaruh di planet ini, mulai dari Calvin Harris, Steve Aoki, Carl Cox, Skrillex, Tiësto, Diplo, Major Lazer, Martin Garrix, David Guetta, Armin van Buuren, hingga DJ Snake.
Di balik kemegahan skala produksi global ini terdapat tangan dingin Ismaya Live, divisi penyelenggara acara dari Ismaya Group yang telah berdiri sejak 2011.
Dikenal luas sebagai salah satu pionir perusahaan gaya hidup terkemuka di Indonesia, portofolio Ismaya Live tidak hanya terbatas pada DWP, melainkan juga meliputi festival-festival kolosal lain seperti We The Fest, Jakarta Culinary Feastival, dan Sunny Side Up Tropical Festival.
Dedikasi Ismaya Live dalam menghadirkan pengalaman hiburan berstandar internasional telah mempertemukan publik Indonesia dengan musisi legendaris lintas genre, mulai dari One Direction, Katy Perry, John Legend, The Strokes, hingga Dua Lipa.
Seluruhnya digerakkan oleh satu tujuan fundamental: menciptakan memori abadi yang melekat di benak setiap penontonnya.
Bagi masyarakat luas dan para rave-goers yang ingin mengamankan posisi mereka di lantai dansa akhir tahun ini, tiket resmi DWP26 sudah mulai dipasarkan secara terbuka. Pembelian dapat dilakukan secara eksklusif melalui situs resmi DWPFEST.COM, dengan sistem penjualan tiket resmi yang didukung oleh mitra terpercaya, Loket dan Ticketmelon.
Pihak promotor juga mengingatkan kepada seluruh calon penonton agar memperhatikan regulasi usia yang berlaku. Festival ini menerapkan kebijakan ketat dan hanya terbuka untuk penonton yang telah berusia 18 tahun ke atas.
Pastikan untuk terus memantau perkembangan informasi terbaru, jadwal panggung, serta panduan keselamatan melalui media sosial dengan mengikuti pagar resmi #DWP26. []






