DISTORI.ID – Wakil Bupati Aceh Jaya, Muslem D, mengukuhkan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) tingkat kecamatan se-Kabupaten Aceh Jaya.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai III Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Jaya, Selasa (20/10/2026).
Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya untuk memperkuat pembinaan Al-Qur’an di tingkat kecamatan sekaligus melahirkan generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Dalam sambutannya, Muslem D menegaskan bahwa pengurus LPTQ memiliki tanggung jawab besar dalam memperkuat syiar Islam serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Menurutnya, keberhasilan LPTQ tidak semata-mata ditentukan oleh capaian prestasi dalam berbagai perlombaan.
Lebih dari itu, keberhasilan pembinaan juga harus tercermin dari kemampuan masyarakat membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, para pengurus LPTQ di setiap kecamatan diminta menyusun program kerja yang terarah dan menjalankan pembinaan secara berkesinambungan.
Koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, ulama, guru mengaji, dayah, serta berbagai unsur masyarakat juga perlu diperkuat.
Selain meningkatkan pembinaan rutin, pengurus LPTQ diharapkan mulai mempersiapkan peserta potensial untuk menghadapi Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) tingkat kecamatan tahun 2026 serta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Aceh pada 2027 yang direncanakan digelar di Kabupaten Aceh Barat Daya.
“Pembinaan harus dimulai sejak dini melalui penjaringan peserta potensial, latihan teratur, peningkatan kemampuan, dan evaluasi berkala. Jangan menunggu menjelang perlombaan untuk memulai pembinaan,” pesannya.
Melalui pengukuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya berharap keberadaan LPTQ di seluruh kecamatan semakin aktif dan mampu meningkatkan kualitas pembinaan Al-Qur’an.
Dengan demikian, generasi yang dilahirkan tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.






