DISTORI.ID – Bayangkan seorang atlet, seorang pekerja kantoran, atau seorang ibu rumah tangga yang harus menahan nyeri kronis setiap hari.
Rasa sakit itu bukan hanya fisik, tetapi juga mental, membatasi ruang gerak dan produktivitas. Inilah realitas yang ingin diubah oleh Klinik Utama GP+ Medical & Paincare.
Diluncurkan pada 24 April 2026 di Kebon Jeruk, klinik ini membawa standar emas Singapore Paincare ke Indonesia. Dr. Bernard Lee, MBBS, sang pendiri, menyampaikan bahwa tujuan utama klinik ini adalah mengembalikan kebebasan bergerak tanpa rasa takut akan meja operasi.
Metode Painostic menjadi senjata utama, mampu menelusuri sumber nyeri hingga ke titik terdalam. Ditambah dengan Myospan, Coreflex, dan PRP, pasien kini memiliki harapan baru untuk hidup bebas nyeri.
Shahnaz Haque, seorang health enthusiast, menjadi saksi nyata manfaat klinik ini. “Mobilitas adalah aset terbesar saya,” ujarnya.
Baginya, solusi minimal invasif adalah revolusi yang memungkinkan tetap aktif di segala usia. []






