DAERAH

Polisi Tangkap 4 Pelaku Penebasan saat Tawuran di Makassar

DISTORI.ID – Polisi menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam penyerangan menggunakan senjata tajam hingga menewaskan seorang pria dalam tawuran antar kelompok di Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Salah satu pelaku mengakui menebas kaki korban menggunakan parang.

Keempat terduga pelaku masing-masing berinisial Apriadi Saputra (29), Muh Alkaf (24), Raimar (20), dan Kahar (31). Mereka ditangkap tim Unit URC Jatanras Polrestabes Makassar bersama Resmob Polda Sulsel dan Resmob Polsek Mariso.

Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, menyebut penangkapan dilakukan pada Sabtu (16/10) sekitar pukul 00.50 Wita di kawasan rumah susun Jalan Rajawali, Kecamatan Mariso.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Apriadi mengakui ikut menyerang korban menggunakan sebilah parang. Dia mengaku menebas kaki kanan korban sebanyak satu kali.

“Pelaku mengakui menebas kaki korban bagian sebelah kanan sebanyak satu kali menggunakan parang,” kata Sangkala, Sabtu (17/10/2026).

Sementara itu, tiga pelaku lainnya juga mengakui terlibat dalam penyerangan. Muh Alkaf dan Raimar diduga membawa anak panah busur serta ketapel atau pangka. Adapun Kahar mengaku membawa tiga anak panah busur beserta pangkanya.

“Kita menyita empat anak panah busur dan tiga ketapel yang diduga berkaitan dengan aksi penyerangan tersebut,” jelasnya.

Meski demikian, polisi masih mencari barang bukti berupa parang yang diduga digunakan Apriadi untuk menebas korban.

Peristiwa berdarah itu bermula saat terjadi keributan di lokasi kejadian. Korban yang mengetahui keributan tersebut kemudian keluar dari rumahnya dan mendatangi lokasi.

Namun, saat berada di tempat kejadian perkara (TKP), korban justru diserang secara bersama-sama oleh para pelaku hingga mengalami luka berat.

“Korban akhirnya meninggal dunia akibat penganiayaan tersebut,” ujarnya.

Kasus ini ditangani Polsek Mariso berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/48/X/2026/Polsek Mariso/Polrestabes Makassar/Polda Sulawesi Selatan.

Polisi masih mendalami keterlibatan masing-masing pelaku serta mencari barang bukti lain yang digunakan dalam penyerangan maut tersebut. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button