DISTORI.ID – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar menggerebek enam rumah yang diduga menjadi lokasi peredaran narkotika di kawasan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar.
Salah satu lokasi yang digeledah merupakan rumah dengan usaha salon yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan sabu dan transaksi narkoba.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang, menyita sekitar 90 gram sabu dan sebilah badik.
Penggerebekan melibatkan sekitar 70 personel pada malam hari sekitar pukul 19.30 Wita.
Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Lulik Febyantara, mengatakan penggerebekan itu merupakan pengembangan dari penangkapan seorang pria berinisial MA. Polisi sebelumnya menyita 80 gram sabu dari tangan MA.
“Dari penangkapan M.A., yang bersangkutan menyebutkan bahwa barang tersebut diambil di daerah Pampang. Kemudian kami bersama tim masuk ke Kelurahan Pampang untuk melakukan penggeledahan di beberapa lokasi,” kata Lulik, Sabtu (17/10/2026).
Polisi menyasar enam rumah yang dicurigai digunakan sebagai tempat aktivitas pengedar dan bandar narkoba.
Dari penggeledahan tersebut, petugas mengamankan tiga orang, masing-masing dua orang yang diduga sebagai pengguna dan satu orang yang diduga sebagai pengedar.
Dengan penangkapan MA sebelumnya, total orang yang diamankan dalam rangkaian pengungkapan tersebut menjadi empat orang.
Dua orang diproses hukum, sementara dua lainnya akan menjalani rehabilitasi.
“Total tersangka ada empat. Dua kita lanjut proses sidik dan dua kita rehab,” ujarnya.
Lulik mengungkapkan, salah satu rumah yang digeledah merupakan tempat tinggal seorang perempuan berinisial E.
Bagian depan rumah tersebut diketahui digunakan sebagai tempat usaha salon.
Polisi mendalami dugaan salon tersebut dimanfaatkan sebagai kedok untuk menyimpan sabu sekaligus lokasi transaksi narkoba.
“Iya, bisa jadi. Masih kita dalami terkait dengan modus itu, tapi teman-teman dari opsnal juga masih bekerja untuk melakukan pencarian,” jelasnya.
Saat petugas mendatangi lokasi, pemilik salon yang diduga berkaitan dengan tempat tersebut tidak berada di rumah. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dengan didampingi warga sekitar.
Petugas masih melakukan pencarian terhadap pihak yang diduga terlibat. Dalam penggerebekan di sejumlah lokasi lainnya, beberapa orang juga sempat melarikan diri ketika polisi datang.
“Ada yang lari, sempat kita kejar tapi belum didapatkan,” ungkap Lulik.
Lulik menyebut kawasan Pampang menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian kepolisian terkait peredaran narkotika di Kota Makassar.
Dalam operasi tersebut, polisi turut menyita sebilah badik. Namun, penyidik masih mendalami apakah senjata tajam itu pernah digunakan untuk melakukan tindak kejahatan.
“Masih kita dalami terkait dengan penggunaan dari senjata tersebut,” katanya. []






