DAERAHNEWSPEMERINTAH

Illiza Resmikan Pasar Seni dan Budaya Banda Aceh, Putroe Phang Disiapkan Jadi Ruang Kreatif

DISTORI.ID – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal secara resmi membuka Pasar Seni dan Budaya Banda Aceh di Taman Putroe Phang, Sabtu 18 Juli 2026 sore.

Kegiatan yang mengusung tema “Warisan Budaya untuk Masa Depan” tersebut berlangsung selama dua hari hingga Minggu besok.

Di lokasi, selain penampilan beragam seni budaya, juga terdapat sejumlah stan aneka produk UMKM lokal.

Illiza mengatakan, Taman Putroe Phang bukan sekedar taman, melainkan simbol sejarah dan peradaban Aceh.

“Empat ratus tahun yang lalu tempat ini dibangun atas nama cinta. Hari ini cara kita mencintai Putroe Phang dengan menjaga sejarahnya, menghidupkan budayanya, dan meramaikan tamannya.”

Ia pun mengatakan Pemko Banda Aceh terus melakukan revitalisasi infrastruktur di kawasan ini. Namun revitalisasi tidak berhenti pada fisik semata.

“Kalau tamannya sudah bagus tapi kosong, panggungnya ada tapi tidak dipakai, maka ruang itu akan kehilangan jiwa. Saya berharap mulai hari ini Putroe Phang kembali menjadi ruang yang hidup,” ujarnya.

Wali kota berharap kegiatan ini menjadi ekosistem yang mempertemukan seni, budaya, ekonomi kreatif, dan masyarakat.

Ia juga berpesan agar budaya tidak dianggap kuno, justru budaya adalah identitas yang membuat Banda Aceh berbeda.

“Teknologinya bisa berubah, medianya bisa berkembang, tapi jangan pernah menghilangkan akar kita. Yang membuat orang datang ke Banda Aceh adalah cerita, budaya, dan keramahtamahannya,” ujarnya.

Illiza menutup Segalanya dengan harapan Putroe Phang selalu ramai dengan aktivitas. “Warisan budaya bukan hanya tentang masa lalu. Warisan budaya adalah bekal kita untuk melangkah ke masa depan.”

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Banda Aceh, Rosdi, dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini merupakan ruang terbuka bagi seniman, komunitas budaya, dan pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya terbaik kepada masyarakat.

“Ada lomba kesenian dan Kebudayaan selama dua hari, pasar seni, dan insyaallah ini akan kita jadikan agenda tetap setiap akhir pekan untuk memperkuat pariwisata kota,” ujar Rosdi yang menyebut pembukaan acara terasa lebih istimewa dengan kehadiran puluhan wisatawan dari Johor, Malaysia.

Pembukaan Pasar Seni dan Budaya Banda Aceh turut dihadiri oleh Ketua DPRK Irwansyah beserta beberapa anggota dewan, para pejabat teras pemko, akademisi, pelajar, seniman, komunitas seni budaya, pelaku UMKM, dan masyarakat umum.  []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button