NEWSPERISTIWA

BPMA dan KKKS WK Aceh Raih Anugerah Garda Kemanusiaan atas Respons Cepat Bencana Hidrometeorologi di Aceh

ISTORI.ID – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Kerja Aceh menerima penghargaan bergengsi, yaitu Anugerah Garda Kemanusiaan Pasca Bencana Hidrometeorologi Aceh dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).

Penghargaan ini diserahkan pada malam pelantikan Pengurus Daerah JMSI Aceh periode 2025–2030, Jumat (12/6/2026), di Hotel Ayani, Banda Aceh.

Penghargaan diterima oleh BPMA serta tiga KKKS, yakni PT Medco E&P Malaka, PT Pema Global Energi (PGE), dan Triangle Pase Inc.

Pengakuan ini diberikan atas peran nyata mereka sebagai “Garda Kemanusiaan Aceh” dalam tanggap darurat bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah Aceh pada akhir November 2025, serta komitmen mengawal pemulihan pascabencana hidrometeorologi.

Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky, menyatakan bahwa penghargaan ini melalui proses penilaian dan kurasi yang ketat.

“BPMA dan KKKS dinilai cepat bergerak membantu masyarakat di wilayah kerja migas yang terdampak banjir. Ini bentuk apresiasi atas solidaritas sosial dan tanggung jawab perusahaan,” ujarnya.

Hendro juga menyoroti instruksi tegas Kepala BPMA, Nasri Djalal, yang langsung menggerakkan KKKS untuk merespons darurat.

“Nasri menginstruksikan KKKS di Aceh agar bergerak cepat memberikan bantuan kemanusiaan sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan di lingkar tambang,” tambahnya.

Menurut Hendro, pengalaman Nasri saat menjadi bagian dari Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh pascatsunami menjadi tolok ukur keberhasilan arahan terukur dalam membantu masyarakat terdampak banjir serta berkolaborasi dengan pemerintah.

Dalam kesempatan terpisah, Nasri menceritakan momen kritis saat bencana.

“Saya menerima telepon dari Pak Gubernur yang menanyakan cara bisa segera ke wilayah terdampak parah. Saya jawab, kita gunakan pesawat KKKS. Detik itu juga saya telepon KKKS untuk menyiapkan pesawat dan logistik tanggap darurat agar segera didistribusikan,” tuturnya.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas sinergi cepat antara BPMA, KKKS WK Aceh, serta Pemerintah Pusat dan Daerah.

Dengan memanfaatkan jaringan di tingkat nasional, Nasri juga meminta bantuan ke berbagai instansi di pusat. Beberapa instansi yang berhasil dikoordinasikan dan memberikan bantuan antara lain:

1. Kementerian Kelautan dan Perikanan,
2. Danantara,
3. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Dukungan tersebut dalam rangka percepatan penanganan pascabencana serta rekonstruksi wilayah terdampak hidrometeorologi di Aceh.

Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut, antara lain Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh, SDM, dan Hubungan Kerja Sama, Husnan; Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan PRR, Edy Suharmanto.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal; Bendahara Umum JMSI Pusat, Akhiruddin Mahyuddin; Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Nasri Djalal; serta perwakilan tiga KKKS, yaitu PT Medco E&P Malaka, PT Pema Global Energi (PGE), dan Triangle Pase Inc. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button