DISTORI.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Nagan Raya, Aceh, terus meluas dalam sepekan terakhir.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat masih berjibaku memadamkan api di sejumlah titik yang tersebar di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 60 hektare.
Dari jumlah tersebut, sekitar 40 hektare telah berhasil dipadamkan, sementara sisanya masih dalam proses penanganan karena api berpotensi kembali meluas akibat cuaca panas dan angin kencang.
Kepala Pelaksana BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinaldi, mengatakan lokasi kebakaran berada di kawasan Gampong Kayee Unoe, Kecamatan Darul Makmur, serta Gampong Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur.
Kondisi lahan gambut yang mudah terbakar menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pemadaman.
Selain cuaca ekstrem, keterbatasan sumber air dan sulitnya akses menuju lokasi kebakaran juga menghambat proses pemadaman.
Petugas harus mengandalkan mesin pompa air dan peralatan sederhana untuk menjangkau titik-titik api yang berada di area lahan gambut dan perkebunan.
Sejak pertama kali terdeteksi pada akhir Mei 2026, luas area yang terdampak terus bertambah. Data BPBA menunjukkan kebakaran sempat menghanguskan sekitar 17 hektare lahan, sebelum kemudian meluas dalam beberapa hari terakhir.
Hingga kini tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut.
Namun, petugas tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat masih terdapat sejumlah titik api aktif yang berpotensi menyebar ke area perkebunan dan lahan masyarakat.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api baru guna mencegah kebakaran semakin meluas. []




