BISNISINTERNASIONALNEWS

Berkunjung ke China, Trump Didampingi Miliader Elon Musk hingga Bos Apple

DISTORI.ID – Miliarder teknologi Elon Musk kembali jadi pusat perhatian dunia.

Pendiri Tesla itu masuk dalam daftar tokoh bisnis elite yang diundang mendampingi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam kunjungan penting ke China pekan ini.

Pertemuan antara Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing dipandang sebagai salah satu agenda geopolitik paling krusial tahun ini.

Selain membahas hubungan ekonomi dua negara, pertemuan tersebut juga berlangsung di tengah ketegangan global akibat perang Iran yang mengguncang pasar minyak dan rantai pasokan dunia.

Kehadiran Elon Musk dinilai memiliki arti strategis. Bos SpaceX itu diketahui memiliki kepentingan bisnis besar di China, terutama melalui pabrik Tesla di Shanghai yang menjadi salah satu pusat produksi utama perusahaan.

Tak hanya Musk, sejumlah nama besar dunia bisnis Amerika juga ikut diundang dalam delegasi resmi AS ke Beijing.

Mereka di antaranya CEO Apple Tim Cook, CEO BlackRock Larry Fink, CEO Boeing Kelly Ortberg, CEO Goldman Sachs David Solomon, hingga petinggi Meta Dina Powell McCormick.

Selain itu, delegasi juga diisi tokoh-tokoh penting dari sektor teknologi, keuangan, industri penerbangan, hingga manufaktur global seperti Qualcomm, Cisco, Visa, Mastercard, GE Aerospace, Micron, dan Blackstone.

Langkah Trump membawa para raksasa bisnis AS ke China disebut sebagai upaya memperkuat posisi ekonomi AS dalam negosiasi strategis dengan Beijing.

Pada Senin, Trump mengungkapkan bahwa dirinya akan fokus membahas isu ekonomi dan energi bersama Xi Jinping.

“Saya memiliki hubungan yang baik dengan Presiden Xi,” kata presiden kepada wartawan di Ruang Oval dikutip dari CBS News, Rabu, (13/5/2026).

Trump juga menyampaikan hubungan dagang antara AS dan China kini lebih menguntungkan bagi negara Paman Sam itu dibanding masa pemerintahan sebelumnya.

Dia menuturkan bisnis dengan China merupakan bisnis cerdas.

“Dulu kita dimanfaatkan selama bertahun-tahun oleh presiden-presiden sebelumnya. Dan sekarang kita berhasil dengan China. Kita menghasilkan banyak uang dengan China,” jelas Trump.

Awalnya, perjalanan Trump ke China sempat tertunda akibat meningkatnya konflik perang dengan Iran yang memicu ketidakstabilan global.

Trump bahkan mengecam respons Iran terhadap proposal perdamaian yang diajukan AS. Pun, Trump menolak proporsal damai dari Iran yang disebutnya sebagai sampah.

Ia juga menilai gencatan senjata antara Iran dan AS yang sedang berlangsung berada dalam situasi rapuh dan kondisi kritis.

Pertemuan Trump dan Xi Jinping kini menjadi perhatian dunia karena diyakini dapat memengaruhi arah hubungan ekonomi global, hingga stabilitas energi.

Selain itu, menyangkut masa depan kerja sama teknologi antara dua kekuatan terbesar dunia. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button