DISTORI.ID – Penyanyi solo, fan Seventeen kembali menyentuh hati pendengarnya lewat single terbaru Jangan Paksa Rindu (Beda). Lagu ini bukan sekadar karya musik, melainkan refleksi tentang hubungan yang perlahan kehilangan makna.
Bersama Opik Kurdi, Ifan merangkai lirik yang mengingatkan kita pada momen sederhana, mulai dari tatapan mata, percakapan tulus, hingga ungkapan cinta yang kini terasa asing.
Dalam lagu ini, Ifan menyoroti kenyataan bahwa banyak pasangan bertahan bukan karena cinta, melainkan kebiasaan. Ia menegaskan bahwa rindu tidak bisa dipaksakan, dan cinta yang dipertahankan dengan setengah hati hanya akan melukai.
“Mereka berbohong pada diri mereka masing-masing, tetap bertahan meski sudah sangat tidak nyaman,” ujar Ifan.
Album Resonance, tempat lagu ini bernaung, menjadi wadah perjalanan emosional yang penuh refleksi. Sepuluh lagu di dalamnya, termasuk 1001 Cara, Kidung Hawa, hingga Sakit Hati, membentuk rangkaian cerita tentang kehilangan, penerimaan, dan kedewasaan.
Dirilis pada 9 Januari 2026, album ini hadir sebagai resonansi emosi yang bertahan lama, bahkan setelah musik berhenti. []






