DISTORI.ID – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menggelar Perayaan Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Agung Baitul Izzah, Calang, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, ulama, pimpinan SKPK, serta masyarakat dari berbagai kecamatan.
Perayaan Maulid tahun ini menjadi berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Panitia pelaksana secara langsung melibatkan desa-desa dalam wilayah Kemukiman Calang, yakni Desa Panton Makmur, Desa Kampung Blang, Desa Sentosa, Desa Bahagia, Desa Dayah Baro-Baro, dan Desa Keutapang.
Pelibatan langsung masyarakat desa dalam kepanitiaan menjadi langkah baru Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dalam memperkuat partisipasi publik dalam setiap kegiatan keagamaan dan sosial.
Bupati Aceh Jaya, Safwandi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar tradisi, tetapi momentum untuk meneguhkan kecintaan kepada Rasulullah dan menanamkan nilai-nilai keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
“Keteladanan Rasulullah harus tercermin dalam sikap dan cara kerja aparatur pemerintah. Kejujuran, keadilan, dan komitmen melayani masyarakat adalah nilai yang harus kita hidupkan,” ujar Safwandi.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi layanan dan penyederhanaan prosedur birokrasi.
“Pemerintah hadir bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani,” tegasnya.
Ketua Panitia Perayaan Maulid Akbar, Juanda, menyampaikan bahwa pelibatan desa dalam kepanitiaan menjadi inovasi penting dalam pelaksanaan kegiatan tahun ini.
“Pelibatan desa ini kami harapkan menjadi cikal bakal agar ke depan seluruh kegiatan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya mendapat keterlibatan langsung dari masyarakat,” kata Juanda.
Ia juga mengungkapkan rencana ke depan agar pelaksanaan Maulid dapat dilakukan secara lebih terintegrasi.
“Ke depan, insya Allah, pelaksanaan Maulid bisa disatukan seluruh kemukiman Calang dan dipusatkan di Masjid Agung Baitul Izzah,” tambahnya.
Rangkaian Perayaan Maulid Akbar 1447 H ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim.
Santunan diserahkan langsung oleh Bupati Aceh Jaya bersama unsur Forkopimda sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian.
Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Aceh Jaya yang religius dan sejahtera. []
Reporter: Zahlul Akbar






