DISTORI.ID – Penyanyi solo, Aldy Amis kembali menyuarakan keresahan publik melalui single terbarunya, Lapor Mas Wapres. Dikenal dengan gaya lirik yang satir dan tajam, musisi ini menghadirkan karya yang tidak hanya bernuansa musikal, tetapi juga berfungsi sebagai dokumentasi sosial.
Berbeda dari lagu protes yang biasanya penuh ledakan emosi, lagu Lapor Mas Wapres tampil dengan aransemen yang sederhana dan tenang. Justru dalam kesederhanaan itulah, lirik-lirik pedas Amis menjadi pusat perhatian.
Ia memilih untuk tidak berteriak, melainkan membiarkan kata-kata berbicara dengan kekuatan yang jujur dan langsung. Amis menyebut bahwa kejujuran adalah prinsip utama dalam proses kreatifnya.
“Saya cuma mau jujur dalam penulisan. Apa yang saya lihat, saya dengar, dan saya rasa, itulah yang saya tulis,” ujarnya.
Pernyataan ini memperkuat identitasnya sebagai musisi yang tidak hanya mencipta lagu, tetapi juga mengarsipkan realitas sosial.
Single Lapor Mas Wapres menjadi semacam laporan masyarakat yang dikemas dalam bentuk musik. Satir khas Amis menyampaikan kritik sosial tanpa perlu dibalut metafora rumit atau kemarahan eksplisit.
Nada yang tenang justru memperkuat pesan yang ingin disampaikan, relevan, tajam, dan apa adanya.
Single ini kini telah tersedia di berbagai platform digital, siap didengarkan oleh publik yang mencari suara-suara jujur dari dunia musik.
Lewat lagu ini, Aldy Amis kembali membuktikan bahwa kritik sosial tidak selalu harus lantang. Kadang, yang paling mengena justru datang dalam bisikan yang tenang. []






