BISNISDAERAHNEWS

Bank Aceh Kembali Ditunjuk Sebagai Penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya 2024

DISTORI.ID – Bank Aceh kembali dipercaya oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Provinsi Aceh tahun 2024. Penunjukan ini merupakan wujud kepercayaan pemerintah pusat terhadap komitmen dan kapabilitas Bank Aceh dalam menyalurkan bantuan perumahan bagi masyarakat prasejahtera di Aceh.

“Setelah melalui proses pemilihan bank/pos penyalur dana BSPS tahun 2024, Bank Aceh kembali ditetapkan sebagai penyalur bantuan stimulan perumahan swadaya tahun 2024,” kata Plt Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, Rabu (5/6/2024).

Dijelaskannya, Bank Aceh kembali dipercaya sebagai bank penyalur BSPS Kementerian PUPR dengan jumlah penerima dan alokasi yang lebih besar yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

“Penunjukan ini merupakan tanggung jawab besar bagi kami, dan kami berkomitmen untuk menyalurkan bantuan ini tepat waktu,” ujarnya.

Bank Aceh telah menjadi mitra sebagai penyalur dana BSPS tahun 2018, 2022, dan 2023 dengan total penyaluran dana sebesar  Rp642.740.000.000. Pada tahun 2023 seluruh dana BSPS berhasil disalurkan sebesar Rp247.840.000.000 kepada 12.392 penerima yang tersebar di 19 kabupaten/kota Provinsi Aceh.

Adapun, tahun 2022 Bank Aceh telah menyalurkan dana BSPS sebesar Rp343.000.000.000 kepada 17.150 penerima yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Dan pada tahun 2018 sebesar Rp51,9 miliar kepada 3.458 penerima.

Nantinya, kata Fadhil, seluruh alokasi anggaran akan menggunakan Tabungan Aneka Guna dengan pola Akad Wadiah. Artinya seluruh rekening penampung tidak dibebankan biaya administrasi dan tidak dikenakan biaya pada saat penutupan.

“Dengan sejumlah realisasi tersebut, kami berharap dalam pelaksanaannya, program BSPS dapat berjalan dengan lancar. Kami juga memiliki harapan yang besar bahwa program BSPS ini dapat membantu masyarakat prasejahtera di Aceh untuk memiliki rumah yang layak huni dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujar Fadhil.​

Sebelumnya, Bank Aceh telah dipercayakan sebagai bank penyaluran melalui sejumlah program, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, di antaranya penyaluran dana Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) dari Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2021 sebanyak 291.778 penerima.

Kemudian, Bank Aceh juga dipercaya sebagai bank penyalur Uang Ganti Rugi (UGR) dalam rangka pengadaan tanah Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk proyek Jalan Tol Sigli – Banda Aceh dan Binjai – Langsa Provinsi Aceh.

Berikutnya, Bank Aceh juga mengambil peran menyalurkan dana program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew). Lalu, Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dan Bantuan Renovasi Rumah Fakir dan Miskin dari Baitul Mal Provinsi Aceh.

Lanjut Fadhil, Bank Aceh juga ditunjuk sebagai pihak penyalur Bantuan Sosial Jaring Pengaman Sosial tahun 2021 kepada 33.233 penerima. Terakhir, Bank Aceh juga sebagai penyalur Dana Aneka Tunjangan Guru Non PNS, Kemendikbud Ristek RI. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button