DISTORI.ID – Tentara Nasional Indonesia (TNI) merilis data prajurit United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang gugur di medan tugas.
Kapuspen TNI Majyen Aulia menjelaskan, prajurit tersebut bernama Praka Farizal Rhomadhon yang berasal dari Yonif 113/Jaya Sakti (JS) Brigade Infanteri (Brigif) 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda (IM), Aceh.
“Berdasarkan laporan dari daerah penugasan, insiden tersebut menimpa Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL,” kata Mayjen Aulia dalam keterangannya, Senin (30/3).
Aulia juga menjelaskan, prajurit tersebut menjabat Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas (Kima) Yonif 113/JS. Dia meninggalkan seorang istri dan anak yang berusia 2 tahun.
Selain Praka Farizal, Aulia juga menjelaskan bahwa sejumlah pasukan TNI juga turut mengalami luka pasca serangan di markas UNIFIL di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan.
“Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.
Kedua prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL.
Sementara itu, Praka Rico telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Sementara, jasad Praka Farizal disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut.
Sebelumnya diketahui seorang prajurit TNI yang tergabung dalam misi pasukan Perdamaian Bangsa-Bangsa (PBB) atau UNIFIL di Lebanon dilaporkan gugur karena serangan artileri.
Tiga prajurit TNI lainnya dilaporkan mengalami luka.
Insiden ini terjadi pada 29 Maret 2026 di dekat Adchit Al Qusayr, wilayah selatan Lebanon.
Area itu jadi titik panas konflik antara Israel dan kelompok bersenjata, Hizbullah. []





