DISTORI.ID – Harapan Sriwijaya FC untuk menutup putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26 dengan hasil positif justru berakhir menjadi mimpi buruk.
Bertanding di Stadion Banten International Stadium, Kamis (29/1/2026) malam, tim berjuluk Laskar Wong Kito harus menelan kekalahan telak 15-0 dari tuan rumah Adhyaksa FC Banten.
Laga pamungkas ini menjadi sorotan tajam publik sepak bola nasional karena skor ekstrem yang tercipta.
Sejak peluit awal dibunyikan, Adhyaksa FC tampil dominan dan langsung menekan pertahanan Sriwijaya FC tanpa ampun.
Baru berjalan satu menit, gawang Sriwijaya FC sudah jebol melalui sepakan Makan Konate yang memanfaatkan assist Silva.
Tekanan bertubi-tubi membuat barisan belakang Sriwijaya FC kehilangan organisasi permainan.
Konate kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit keenam, sebelum Fergonzi dan Silva bergantian mencetak gol. Paruh pertama ditutup dengan keunggulan mencolok 7-0 untuk Adhyaksa FC.
Memasuki babak kedua, situasi tak banyak berubah. Adhyaksa FC tetap tampil agresif, sementara Sriwijaya FC kesulitan keluar dari tekanan.
Gol demi gol kembali tercipta, dengan Silva, Konate, Hamdi, dan Fergonzi menjadi aktor utama pesta gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, papan skor menunjukkan angka mencengangkan 15-0.
Hasil ini sangat kontras dengan pertemuan pertama kedua tim di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada November 2025 lalu, di mana Adhyaksa FC hanya menang tipis 1-0.
Kekalahan telak ini semakin mempertegas keterpurukan Sriwijaya FC yang sepanjang musim bergelut dengan masalah performa dan non-teknis, termasuk krisis finansial.
Meski dua pemain inti, Fiwi Dwipan dan Nugroho Fatchur Rochman, sudah kembali masuk dalam skuad, kehadiran mereka belum mampu mengangkat performa tim secara keseluruhan.
Minimnya persiapan, rapuhnya koordinasi lini belakang, serta tekanan mental menjadi faktor yang sulit dihindari.
Sebaliknya, kemenangan besar ini menjadi penegasan kekuatan Adhyaksa FC Banten di kandang sendiri sekaligus penutup manis putaran kedua kompetisi.
Stadion Banten International Stadium yang dihadiri 1.982 penonton menjadi saksi salah satu skor terbesar sepanjang sejarah Pegadaian Championship 2025/2026. []






