DISTORI.ID – Banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Aceh Utara menimbulkan dampak bagi kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas.
Berdasarkan laporan sementara Pusat Informasi Posko Bencana Banjir Kabupaten Aceh Utara per tanggal 13 Januari 2026 pukul 17.00 WIB, tercatat sebanyak 1.433 ibu hamil, 9.525 balita, 6.895 lansia, dan 513 penyandang disabilitas terdampak langsung oleh bencana ini. Secara keseluruhan, total kelompok rentan yang terdampak mencapai 18.366 orang.
Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Aceh, Muthalamuddin, menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 16.201 kepala keluarga atau 54.795 jiwa yang mengungsi di 160 titik pengungsian di seluruh Kabupaten Aceh Utara.
Secara keseluruhan, warga terdampak bencana ini mencapai 124.549 kepala keluarga atau 433.064 jiwa, termasuk 74.383 siswa dan 9.071 guru.
“Kelompok rentan menjadi prioritas utama dalam setiap upaya penanganan, mulai dari evakuasi, penyediaan logistik, hingga layanan kesehatan di lokasi pengungsian,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).
Korban jiwa akibat bencana ini tercatat 245 orang meninggal dunia, sembilan orang hilang, dan 2.127 orang mengalami luka-luka.
Selain itu, bencana ini menimbulkan kerusakan signifikan pada rumah dan fasilitas umum. Sebanyak 72.364 rumah terendam, 3.506 rumah hilang, 6.236 rumah mengalami kerusakan berat, 16.325 rumah rusak sedang, dan 20.280 rumah rusak ringan.
Posko Bencana Aceh Utara terus melakukan pendataan, evakuasi, dan distribusi bantuan dengan koordinasi lintas instansi. Upaya ini bertujuan agar penanganan darurat berjalan efektif dan warga terdampak, terutama kelompok rentan, mendapatkan perlindungan dan layanan yang memadai. []






