MUSIKNEWS

Albert Tanabe Refleksikan Kesakitan Cinta di EP Pendar di Matamu

DISTORI.ID – Musisi muda Albert Tanabe kembali mencuri perhatian publik dengan merilis EP perdananya bertajuk Pendar di Matamu. Dirilis secara digital pada 6 Desember 2025, mini album ini menjadi bukti nyata dari kedewasaan musikal Albert yang selama ini dikenal lewat karya-karya emosional dan penuh makna.

EP ini terdiri dari tiga lagu utama dan satu versi extended, dengan Walau Tuk Sementara sebagai lagu andalan. Albert menjelaskan bahwa EP ini merupakan hasil dari proses kreatif selama satu tahun, di mana setiap lagu disusun sebagai bagian dari satu cerita besar yang saling melengkapi.

“Saya ingin pendengar merasakan perjalanan emosional yang utuh dari awal hingga akhir,” katanya.

Konsep trilogi yang diusung dalam EP ini bukan hanya hadir dalam lirik dan komposisi musik, tetapi juga diperkuat melalui visualisasi dalam bentuk video klip. Video klip untuk lagu Pendar di Matamu telah dirilis pada 11 Desember dan menjadi bagian pertama dari narasi visual yang akan berlanjut di lagu-lagu berikutnya.

Albert memang bukan nama baru di industri musik. Ia telah dikenal lewat lagu-lagu berbahasa Inggris seperti Tomorrow I’ll Be Gone dan Meledak Ledak yang mengusung tema patah hati dan introspeksi diri. Gaya penulisan liriknya yang puitis dan jujur membuatnya memiliki tempat tersendiri di hati para pendengar.

Tak hanya berkarya sendiri, Albert juga aktif menjalin kolaborasi dengan musisi lain. Ia pernah bekerja sama dengan Denny Chasmala dalam lagu Aku Takut, serta menggandeng Eross Candra dari Sheila on 7 dalam Meski Tak Lagi Kau Dengar. Kolaborasi ini memperkaya palet musikal Albert dan menunjukkan fleksibilitasnya sebagai seniman.

Dalam proses penggarapan Pendar di Matamu, Albert mengaku merasakan kebebasan yang belum pernah ia alami sebelumnya.

Ini pertama kalinya saya bisa bereksplorasi tanpa batas. Sebelumnya, banyak campur tangan dari musisi lain, tapi kali ini saya benar-benar memegang kendali,” ucapnya.

Dengan EP ini, Albert Tanabe tidak hanya mempersembahkan karya musik, tetapi juga mengajak pendengar untuk menyelami kisah cinta yang kompleks dan penuh nuansa.

Saat ini, materi dalam EP Pendar di Matamu kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button