DISTORI.ID – Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh mengganggu jalur komunikasi, tidak saja layanan GSM tapi layanan jaringan internet. Kondisi ini mengakibatkan akses komunikasi terganggu, bahkan di banyak titik putus total.
Bagi para jurnalis, kondisi ini menjadi masalah besar karena tidak bisa menyebarkan informasi terkini di lapangan untuk segera dipublikasikan. Padahal update informasi terverifikasi langsung dari lapangan sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya yang tidak terkoneksi dengan keluarganya.
Hingga kini sejumlah titik banjir masih terisolasi dan membutuhkan bantuan logistik dan penyelamatan. Jurnalis berharap semua pihak bersinergi untuk memastikan informasi penting tetap mengalir meski infrastruktur komunikasi terganggu.
Informasi penanggulangan bencana ini juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak bencana untuk proses pemulihan maupun distribusi bantuan darurat bencana.
Guna memudahkan jurnalis dalam bekerja menyebarkan informasi perkembangan penanggulangan bencana di Aceh, jurnalis di Banda Aceh mendapat dukungan bantuan sambungan akses internet gratis dari Acehlink.
Lokasi internet gratis posko jurnalis ini disediakan di depan Sekretariat AJI Kota Banda Aceh. Layanan akses internet gratis ini juga dapat dinikmati oleh masyarakat umum.
CEO Acehlink Rusdi Azis, mengatakan, layanan ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar dapat menghubungi keluarga dan kerabat untuk mengabarkan kondisi terkini.
“Ini bentuk sumbangsih Acehlink untuk membantu masyarakat yang sedang dilanda musibah. Mari kita saling menguatkan, semoga Allah memberikan kemudahan kepada seluruh masyarakat Aceh untuk bangkit Kembali,” ujar Rusdi, Sabtu (29/11/2025).
Sebelumnya, lanjut Rusdi, sejak Sabtu 29 November 2025, Acehlink juga menyediakan internet gratis berkecepatan tinggi di Matangkuli, Aceh Utara. Termasuk colokan untuk warga mengecas hp.
Lokasi titik internet gratis ini berada di depan Puskesmas Matangkuli, Aceh Utara, dan beroperasi mulai pukul 09.00-20.00 WIB.
Ketua AJI Banda Aceh, Reza Munawir, menyampaikan terima kasih kepada Acehlink yang telah menyediakan layanan internet gratis.
Hal ini sangat dibutuhkan oleh jurnalis di Aceh guna mendukung kerja-kerja jurnalistik terlebih saat ini untuk liputan informasi terkini dan terverifikasi terkait bencana banjir dan longsor di Aceh.
“Beberapa hari ini kami kesusahan bekerja, tidak saja dalam meliput, tetapi yang paling penting adalah mengirimkan berita atau mempublikasikannya. Kehadiran internet Acehlink ini sangat membantu kawan-kawan jurnalis sehingga informasi informasi terkait bencana alam banjir dan longsor di Aceh bisa disampaikan ke publik untuk kemudian memudahkan proses pemulihan dan distribusi bantuan bagi korban,” ujar Reza.
Berita terkini dan terverifikasi langsung dari lokasi bencana sangat dibutuhkan di tengah potensi banyaknya misinformasi atau disinformasi yang beredar luas di tengah masyarakat. []




