DISTORI.ID – Persiraja Banda Aceh hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan tamunya Garudayaksa FC.
Laga lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025/26 itu berlangsung sengit di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Minggu (5/10/2025) malam.
Sejak menit awal, laga berlangsung dalam tempo tinggi. Garudayaksa FC tampil percaya diri meski berstatus tim tamu.
Bahkan mereka berhasil membuka keunggulan lebih dulu di menit ke-13 lewat sepakan jarak jauh Aditya Hermawan.
Bola sepakannya sempat membentur pemain Persiraja sehingga membuat kiper terkecoh dan gagal mengantisipasi arah bola.
Gol tim tamu sempat ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR), namun wasit memastikan gol tetap sah.
Tertinggal satu gol, Persiraja meningkatkan intensitas serangan.
Miftahul Hamdi mencoba peruntungan melalui tembakan dari tengah lapangan, namun bola masih mudah diamankan oleh kiper Garudayaksa.
Meski dominan dalam penguasaan bola, tim berjuluk Laskar Rencong itu tidak mampu menciptakan peluang berbahaya hingga pertengahan babak pertama.
Tekanan terus menerus dilancarkan Persiraja akhirnya membuahkan hasil di menit 36.
Aksi Miftahul Hamdi yang menggiring bola dari sisi kanan menghasilkan umpan matang ke depan gawang yang berhasil disambut Wahyu Rahmat Ilahi.
Rahmat yang berdiri bebas tanpa kawalan dengan tenang menyontek bola ke gawang, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Menjelang akhir babak pertama, Garudayaksa kembali menebar ancaman lewat pemain asing asal Korea Selatan, Seungwo Ryu.
Tendangan kerasnya nyaris membuahkan gol, namun bola hanya membentur tiang gawang. Hingga turun minum, skor 1-1 tetap bertahan.
Tensi tinggi pertandingan sejak awal babak pertama membuat wasit mengeluarkan tiga kartu kuning untuk pemain Persiraja dan satu kartu kuning untuk pelatih Akhyar Ilyas akibat protes keras di pinggir lapangan.
Memasuki babak kedua, Persiraja langsung menekan pertahanan lawan. Peluang emas datang melalui sepakan Matheus dari luar kotak penalti, namun bola kembali membentur tiang gawang.
Beberapa peluang lain juga gagal dimaksimalkan oleh lini depan Persiraja yang tampil agresif sepanjang babak kedua.
Garudayaksa tak tinggal diam dan terus mengandalkan serangan balik cepat untuk mencetak gol.
Salah satu peluang terbaik mereka datang dari bola placing yang nyaris menjebol gawang Persiraja, namun masih melambung tipis di atas mistar gawang Persiraja.
Untuk menaikkan tempo permainan, pelatih Akhyar Ilyas melakukan sejumlah pergantian, terutama setelah beberapa pemain kunci seperti Fitra Ridwan yang tampil dominan di babak pertama sudah mengantongi kartu kuning dan ditarik keluar untuk menghindari risiko kartu merah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Skor imbang 1-1 menutup laga penuh drama di Stadion H. Dimurthala itu
Usai laga para pemain Persiraja menyampaikan permohonan maaf kepada suporter yang memadati Stadion H. Dimurthala. []






