DAERAHNEWSPENDIDIKAN

Puluhan Siswa SMAN 2 Banda Aceh Kunjungi Lokasi Pengibaran Bendera Merah Putih Pertama di Aceh

DISTORI.ID – Puluhan siswa SMA Negeri 2 Banda Aceh menggelar lawatan sejarah ke Museum Aceh dan Gedung Juang di Banda Aceh, Selasa (26/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual mata pelajaran Sejarah yang dirancang untuk memperkenalkan siswa secara langsung pada warisan sejarah bangsa.

Di Museum Aceh, para siswa berkesempatan melihat berbagai koleksi peninggalan sejarah dan budaya, mulai dari era klasik hingga kontemporer. Sementara di Gedung Juang, mereka diajak menelusuri jejak perjuangan pemuda Aceh yang pada 24 Agustus 1945 berhasil mengibarkan Bendera Merah Putih untuk pertama kalinya di Aceh setelah melewati ketegangan dengan tentara Jepang.

Guru Sejarah SMA Negeri 2 Banda Aceh, M Yusrizal, S.Pd, selaku penggagas kegiatan tersebut mengatakan bahwa pembelajaran di lapangan memberi pengalaman berbeda bagi siswa.

“Melalui lawatan sejarah ini, kami ingin menumbuhkan minat belajar sekaligus kesadaran sejarah pada siswa. Mereka tidak hanya membaca dari buku, tetapi juga melihat dan merasakan langsung tempat-tempat bersejarah yang menjadi bagian penting perjalanan bangsa,” ujarnya.

Salah seorang siswa kelas XII Hongkong, Putri Diana, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Saat sampai di Museum Aceh, kami berkeliling melihat barang-barang pajangan dari tiap gedung, mulai dari Rumoh Aceh, gedung Pameran Kontemporer, dan gedung Pameran Tetap. Setelahnya kami menuju ke Gedung Juang. Pengalaman ini begitu mengasyikkan, informatif, dan baru bagi pelajar seperti saya,” tuturnya.

Putri menambahkan, bagian paling menarik baginya adalah lantai tiga Gedung Pameran Tetap. “Di sana ada foto-foto lengkap dengan penjelasan singkat yang sangat informatif. Karena terlalu asyik memperhatikan Timeline Aceh, saya sampai tertinggal rombongan dan hampir terkunci di dalam museum. Untung saja ada seorang petugas yang sigap membantu saya keluar, ditemani dua teman saya. Itu pengalaman yang tidak akan terlupakan,” kenangnya sambil tersenyum.

Lawatan sejarah ini menjadi ruang refleksi bagi siswa SMA Negeri 2 Banda Aceh untuk lebih mengenal akar perjuangan bangsa. Selain menambah wawasan, kegiatan tersebut juga diharapkan menumbuhkan rasa bangga sekaligus tanggung jawab generasi muda dalam menjaga nilai-nilai sejarah dan budaya. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button