DAERAHNEWS

Program Dokmagam Mifa Diapresiasi DPRK Aceh Barat

DISTORI.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Khairani, mengapresiasi pelaksanaan program Dokter Masuk Gampong (Dokmagam) oleh PT Mifa Bersaudara, Selasa, 16 Juli 2025.

Menurutnya, program ini bukan hanya menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan warga Aceh Barat.

“Mudah-mudahan program ini bisa merata ke gampong-gampong. Program seperti ini sangat bermanfaat, karena masyarakat tinggal menunggu di rumah didatangi dokter untuk pemeriksaan kesehatan,” tutur Khairani,

Khairani berharap agar program ini bisa terus berlanjut dan mencakup lebih banyak desa di Aceh Barat.

“Jika perusahaan lain juga melakukan hal serupa, saya yakin taraf kesehatan masyarakat kita akan meningkat lebih cepat,” sambung Khairani.

Dokmagam merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Mifa Bersaudara tahun 2025. Layanan kesehatan gratis ini menghadirkan tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat.

Pada Selasa, 15 Juli 2025, tim medis berkunjung ke rumah-rumah warga di Gampong Peunaga Cut Ujong, salah satunya dr. Indah Meutia.

Kata Indah, berdasarkan hasil pemeriksaan, mayoritas masyarakat Peunaga Cut Ujong dalam kondisi kesehatan yang tergolong normal.

“Namun dengan cuaca yang sering berubah belakangan ini, kami mengimbau masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat, banyak minum air putih, dan rutin berolahraga ringan,” tuturnya.

Salah seorang warga, Erlis Marlinda, mengaku bersyukur dan merasakan langsung manfaat dari kehadiran program tersebut.

“Bagi saya program ini sangat bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Section Head External PT Mifa Bersaudara, Hendri Syafrizal, menjelaskan bahwa pelaksanaan program Dokmagam ini dilandasi hasil kajian Indeks Kesehatan Masyarakat dan audit stunting yang dilakukan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Teuku Umar (UTU) pada tahun 2024.

Pihaknya sedang mempersiapkan pelaksanaan Dokmagam ke wilayah gampong-gampong lainnya di Aceh Barat.

“Dari situ kami menyusun strategi dan melahirkan program Dokmagam ini yang akan menyasar total 80 keluarga sepanjang tahun 2025. Program ini dibagi dalam empat tahap kunjungan ke sejumlah desa,” jelas Hendri. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button