ISLAMNEWS

393 Jemaah Haji Aceh Kloter 7 Mendarat di Jeddah

DISTORI.ID – Pesawat Garuda Indonesia berbadan besar dengan nomor penerbangan GIA2107 yang membawa jemaah haji Aceh kloter 7 mendarat mulus di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, setelah menempuh perjalanan sekitar delapan jam dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar.

Jemaah tiba di Jeddah pada Sabtu (24/5/2025) pukul 23.51 Waktu Arab Saudi (WAS), atau Minggu (25/5/2025) pukul 03.50 WIB.

“Alhamdulillah, BTJ 7 atau kloter 7 sudah landing di Jeddah dan langsung jalan ke Mekah,” ujar Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari.

Kloter 7 terdiri dari 386 jemaah dan 7 petugas, dengan total 393 orang. Para jemaah berasal dari Aceh Tamiang, Aceh Barat, Kota Langsa, Sabang, dan Banda Aceh.

Menurut Azhari yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, rombongan jemaah selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Mekah menggunakan bus dan akan menempati Alzaayir Al Akhyar Hotel.

“Di Mekah, jemaah haji Aceh menempati tiga hotel, yaitu Al Masfalah Hotel, Abeer Alfadila Hotel, dan Alzaayir Al Akhyar Hotel. Ketiganya berada di sektor 9 kawasan Misfalah,” jelas Azhari.

Sementara itu, malam ini, Ahad (25/5/2025), kloter 8 dijadwalkan berangkat dari Aceh pada pukul 21.10 WIB. Seluruh jemaah kloter 8 berasal dari Kabupaten Pidie.

Jemaah yang telah tiba di Mekah saat ini sedang melaksanakan rangkaian ibadah umrah seperti tawaf, sa’i, dan tahallul, serta menjalankan rutinitas salat di Masjidil Haram.

Azhari mengimbau para jemaah untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan karena suhu di Tanah Suci saat ini sangat panas. Berdasarkan informasi cuaca, suhu di Mekah kemarin mencapai 39 derajat Celsius, bahkan sempat menyentuh 42 derajat pada Rabu lalu.

“Jangan memaksakan diri salat di Masjidil Haram saat siang hari. Jemaah butuh tenaga yang cukup dan harus tetap bugar untuk menghadapi puncak haji,” ujarnya.

Azhari juga mengingatkan bahwa salat di hotel pun tetap mendapat pahala yang sama. “Walaupun siangnya salat di hotel, insya Allah pahalanya akan sama dengan di Masjidil Haram,” pesan Azhari.

Selain itu, mengingat adanya wabah MERS-CoV di Arab Saudi, ia mengingatkan jemaah agar menjaga kesehatan dan memastikan istirahat yang cukup. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button