“Kenaikan pangkat ini merupakan sebuah anugerah, sangat berhubungan dengan perilaku, etika, semakin tinggi pangkat kita, sangat berhubungan erat dengan alkhak,” ucap Fahmi.
Fahmi mejelaskan, pangkat ini sangat berhubungan erat dengan kinerja, semakin tinggi pangkat seseorang, maka kinerjanya semakin bagus.
Kata dia, kenaikan pangkat itu bukan semata – mata formalitas belaka, dan makna kenaikan pangkat itu sangat berhubungan erat dengan etika maupun kinerja.
Semakin tinggi pangkat seseorang maka alkhak seseorang semakin baik dan aklhak semakin bagus.
“Ini merupakan suatu kebanggaan dan sebagai bentuk penghargaan dari pimpinan kepada personel, bahwa kenaikan pangkat juga bisa mempunyai konsekuensi yang harus dilaksanakan yaitu peningkatan kinerja, wawasan, kecakapan dan terutama tanggung jawab terhadap tugas kepolisian serta mampu menjadi suri tauladan bagi personel lainnya,” tutur Fahmi lagi.
Dia mengimbau anggotanya untuk terus tingkatkan dan kembangkan kemampuan diri sesuai dengan tingkat kepangkatan serta jabatan yang diemban dengan terus mempertahankan citra Polri yang baik dalam melaksanakan tugas di masa yang akan datang.
“Saya sampaikan kepada personel, menjelang Pemilu tahun 2024 untuk selalu menjaga netralitas sebagai anggota Polri dengan menghindari diri dari kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada keterlibatan langsung maupun tidak langsung terhadap peserta pemilu 2024,”imbaunya.
“Sebagai anggota Polri, mari bersama-sama kita menjaga keamanan dan kondisi pelaksanaan Pemilu 2024 ini dengan berpedoman kepada peraturan dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. []






